1. Membuat Dokumen Baru
Untuk membuat dokumen baru Anda dapat menggunakan menu File > New
2. Mengatur Ukuran Kertas
Setelah membuat dokumen baru Anda dapat mengatur ukuran kertas dengan menu Layout > Page Setup atau dengan Property Bar. Pilihlah Paper size: A4, Units: centimeters, dan Orientation: Landscape.
3. Menyimpan File
Gunakan menu File > Save As untuk pertama kali, dan gunakan menu File > Save atau dengan shortcut Ctrl+S untuk penyimpanan berikutnya.
4. Membuat Persegi Panjang
Secara umum object dalam CorelDRAW terbagi menjadi dua kelompok yaitu Text dan Non-text. Object non-text dapat berupa Line atau Shape, sementara object-text dapat berupa Artistic Text atau Paragraph Text. Untuk membuat persegi panjang gunakan Rectangle Tool pada Toolbox. Click Rectangle Tool kemudian arah pointer ke Drawing Page.
5. Memberi Warna Persegi Panjang dengan Fill Tool dan Outline Tool
Selanjutnya Anda dapat memberi warna object dengan memilih salah satu warna pada Color palette pada bagian kanan aplikasi Anda, maka persegi panjang akan berwarna seperti warna yang Anda pilih.
Secara umum warna dalam CorelDRAW terbagi menjadi dua kelompok, yaitu Fill dan Outline.
Fill adalah warna, bitmap, gradasi, atau tekstur yang mengisi sebuah object (yang berupa kurva tertutup).
Sementara Outline adalah garis yang membentuk sebuah object.
6. Menyeleksi Persegi Panjang
Bila object dalam keadaan aktif maka akan ditandai dengan Handle (delapan kotak hitam di sekeliling object) di sekelilingnya, dan sebaliknya object yang sedang tidak aktif maka tidak akan ada Handle disekelilingnya.
Untuk mengaktifkan (menyeleksi) gunakan Pick Tool , kemudian click pada bagian tengah persegi panjang yang ada warnanya.
Sementara untuk menon-aktifkan object, maka click Pick Tool pada bagian kosong di Drawing Page/ Window.
7. Menggeser Persegi Panjang
Anda dapat menggeser persegi panjang dengan mengaktifkannya terlebih dahulu kemudian Drag ke posisi lain.
8. Mengatur Ukuran Persegi Panjang
Berikutnya Anda dapat mengatur ukuran persegi panjang dengan dua cara, yaitu menggunakan Property Bar atau dengan menggeser Handle.
Dengan Handle Anda dapat mengatur ukuran persegi panjang dengan delapan arah. Bila Anda ingin mengatur ukuran dengan skala yang proporsional, maka gunakan empat Handle yang berada di sudut persegi panjang.
Meskipun pada awalnya Photoshop dirancang untuk menyunting gambar untuk cetakan berbasis-kertas, Photoshop yang ada saat ini juga dapat digunakan untuk memproduksi gambar untuk World Wide Web. Beberapa versi terakhir juga menyertakan aplikasi tambahan, Adobe ImageReady, untuk keperluan tersebut.
Photoshop juga memiliki hubungan erat dengan beberapa perangkat lunak penyunting media, animasi, dan authoring buatan-Adobe lainnya. File format asli Photoshop, .PSD, dapat diekspor ke dan dari Adobe ImageReady. Adobe Illustrator, Adobe Premiere Pro, After Effects dan Adobe Encore DVD untuk membuat DVD profesional, menyediakan penyuntingan gambar non-linear dan layanan special effect seperti background, tekstur, dan lain-lain untuk keperluan televisi, film, dan situs web. Sebagai contoh, Photoshop CS dapat digunakan untuk membuat menu dan tombol (button) DVD.
Photoshop dapat menerima penggunaan beberapa model warna:
• RGB color model
• Lab color model
• CMYK color model
• Grayscale
• Bitmap
• Duotone
Versi terbarunya, yang dirilis pada tahun 2005, adalah versi 9. Program ini dipasarkan dengan nama "Photoshop CS2." "CS" merefleksikan integrasi produk Photoshop dengan aplikasi "Creative Suite buatan Adobe dan disebut "2" karena program ini adalah versi rilis ke-2 sejak Adobe mengintegrasikan kedua produknya. Ada beberapa pada tambahan pada Photoshop CS2 seperti multiple layer selecting dan "warp," versi kurva dari transform tool dan color replacement tool, yang sebelumnya hadir sebagai plug-in 8BF.
Untuk para penggemar fotografi, Adobe menyediakan filter "reduce grain" (mengurangi grain) yang dapat membantu mengoptimalkan foto yang diambil pada kondisi kekurangan cahaya. Untuk "memperjelas" perbedaan produk CS dengan produk-produk Photoshop sebelumnya, Adobe menghilangkan lambang mata Photshop, yang dipresentasikan dalam bentuk yang berbeda-beda sejak versi 3 sampai versi 7. Photshop CS dan CS2 kini menggunakan bulu sebagai ikon dan bentuk identifikasinya.
Ikon untuk Photoshop CS3 Beta.
Versi beta Photoshop CS3 telah dirilis untuk pengguna CS2 pada tanggal 15 Desember 2006. Berbeda dengan Photoshop CS dan CS2 yang menggunakan bulu sebagai logonya, Logo untuk edisi ketiga ini berbentuk tipografi, dengan huruf 'Ps' berwarna putih dan berlatar belakang biru-gradien.
Camera RAW 3.x
Versi terakhirnya dilengkapi dengan Adobe Camera RAW, sebuah plugin yang dikembangkan oleh Thomas Knoll yang dapat membaca beberapa format file RAW dari kamera digital dan mengimpornya langsung ke Photoshop. Versi awal RAW plugin ini juga tersedia untuk Photoshop 7.0.1 dengan tambahan biaya $99 USD.
Secara Photoshop adalah sebuah program penyunting gambar standar industri yang ditujukan untuk para profsional raster grafik, harga yang ditawarkan pun cukup tinggi; kira-kira US$600. Keadaan ini memancing beberapa programer untuk merancang peralatan grafik (graphics tools) dengan harga yang lebih terjangkau. Untuk menghadapi persaingan ini, dan untuk menghadapi pembajakan produknya, Adobe memperkenalkan Photoshop Elements, sebuah versi lain dari Photoshop yang lebih minimalis, dengan harga terjangkau; di bawah US$100. Produk ini ditujukan untuk pengguna rumahan dan menghilangkan beberapa fitur profesional.
Format File
Photoshop memiliki kemampuan untuk membaca dan menulis gambar berformat raster dan vektor seperti .png, .gif, .jpeg, dan lain-lain. Photoshop juga memiliki beberapa format file khas:
• .PSD (Photoshop Document) format yang menyimpan gambar dalam bentuk layer, termasuk teks, mask, opacity, blend mode, channel warna, channel alpha, clipping paths, dan setting duotone. Kepopuleran photoshop membuat format file ini digunakan secara luas, sehingga memaksa programer program penyunting gambar lainnya menambahkan kemampuan untuk membaca format PSD dalam perangkat lunak mereka.
• .PSB' adalah versi terbaru dari PSD yang didesain untuk file yang berukuran lebih dari 2 GB
• .PDD adalah versi lain dari PSD yang hanya dapat mendukung fitur perangkat lunak PhotshopDeluxe.
Tool
Tool dalam Adobe Photoshop adalah alat yang dapat membantu pengguna dalam mengedit. Adobe Photoshop CS3 memilikit 59 tool yang dapat dipakai oleh pengguna. Tool - tool tersebut terdiri dari berbagai macam tool dengan kegunaan yang spesifik. Beberapa tool - tool yang ada di Photoshop antara lain :
• History Brush Tool
• Eraser Tool
• Path Selection Tool
• Direct Selection tool
• Pen Tool
• Shape Tool
• Brush Tool
• Audio Annotation Tool
• Eyedropper Tool
• Measure Tool
• Text Tool
• Hand Tool
Adobe Photoshop, atau biasa disebut Photoshop, adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek. Perangkat lunak ini banyak digunakan oleh fotografer digital dan perusahaan iklan sehingga dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader) untuk perangkat lunak pengolah gambar, dan, bersama Adobe Acrobat, dianggap sebagai produk terbaik yang pernah diproduksi oleh Adobe Systems. Versi kedelapan aplikasi ini disebut dengan nama Photoshop CS (Creative Suite), versi sembilan disebut Photoshop CS2, versi sepuluh disebut Adobe Photoshop CS3 , dan versi yang terakhir (kesebelas) adalah Adobe Photoshop CS4.
Photoshop tersedia untuk Microsoft Windows, Mac OS X, dan Mac OS; versi 9 ke atas juga dapat digunakan oleh sistem operasi lain seperti Linux dengan bantuan perangkat lunak tertentu seperti CrossOver
Pengembangan
Pada tahun 1987, Thomas Knoll, mahasiswa PhD di Universitas Michigan, mulai menulis sebuah program pada Macintosh Plus-nya untuk menampilkan gambar grayscale pada layar monokrom. Program ini, yang disebut Display, menarik perhatian saudaranya John Knoll, seorang karyawan di Industrial Light & Magic, yang merekomendasikan Thomas agar mengubah programnya menjadi program penyunting gambar penuh. Thomas mengambil enam bulan istirahat dari studi pada tahun 1988 untuk berkolaborasi dengan saudaranya pada program itu, yang telah diubah namanya menjadi ImagePro.[1] Setelah tahun itu, Thomas mengubah nama programnya menjadi Photoshop dan bekerja dalam jangka pendek dengan produsen scanner Barneyscan untuk mendistribusikan salinan dari program tersebut dengan slide scanner; "total sekitar 200 salinan Photoshop telah dikirimkan" dengan cara ini.[2]
Selama waktu itu, John bepergian ke Silicon Valley di California dan memberikan demonstrasi program itu kepada insinyur di Apple Computer Inc. dan Russell Brown, direktur seni di Adobe. Kedua demonstrasi itu berhasil, dan Adobe memutuskan untuk membeli lisensi untuk mendistribusikan pada bulan September 1988.[1] Sementara John bekerja pada plug-in di California, Thomas tetap di Ann Arbor untuk menulis kode program. Photoshop 1.0 dirilis pada 1990 khusus untuk Macintosh.[3]
[sunting]
Fitur
Meskipun pada awalnya Photoshop dirancang untuk menyunting gambar untuk cetakan berbasis-kertas, Photoshop yang ada saat ini juga dapat digunakan untuk memproduksi gambar untuk World Wide Web. Beberapa versi terakhir juga menyertakan aplikasi tambahan, Adobe ImageReady, untuk keperluan tersebut.
Photoshop juga memiliki hubungan erat dengan beberapa perangkat lunak penyunting media, animasi, dan authoring buatan-Adobe lainnya. File format asli Photoshop, .PSD, dapat diekspor ke dan dari Adobe ImageReady. Adobe Illustrator, Adobe Premiere Pro, After Effects dan Adobe Encore DVD untuk membuat DVD profesional, menyediakan penyuntingan gambar non-linear dan layanan special effect seperti background, tekstur, dan lain-lain untuk keperluan televisi, film, dan situs web. Sebagai contoh, Photoshop CS dapat digunakan untuk membuat menu dan tombol (button) DVD.
Photoshop dapat menerima penggunaan beberapa model warna:
RGB color model
Lab color model
CMYK color model
Grayscale
Bitmap
Duotone
1. Title Bar adalah baris judul yang memberi informasi tentang program aplikasi yang sedang dipakai dan nama file yang sedang disunting.
2. Menu Bar adalah baris menu yang memuat perintah-perintah utama seperti File, Edit, View, Layout, Arrange, Effects, Bitmaps, Text, Tools, Window dan Help.
3. Standard Tool Bar adalah tool bar standard yang beris icon-icon yang mewakili suatu perintah yang sering digunakan, missal New (untuk membuka file baru), Open Untuk membuka file yang pernah disimpan), Close (untuk menutup file yang sedang aktif), Save (untuk menyimpan file yang sedang aktif), Copy (untuk menyalin file/objek/gabar), Cut (untuk memindah file/objek/gambar), Paste (untuk mennempatkan file/objek/gambar hasil pencopya-an atau pemindahan) dan lain-lain.
4. Property Bar adalah baris perintah yang unik, karena tampilannya akan selalu berubah dan icon-icon yang ada didalamnya pun akan menyesuaikan dengan icon yang sedang aktif pada tool box. Sebagai contoh gambar diatas adlah propery bar dari tool box pick tool.
5. Horisontal Ruler adalah garis horizontal yang berfungsi untuk membantu kita dalam mebuat desain dengan ukuran yang tepat, karena terdapat mistar horizontal dengan satuan ukuran yang dapat kita ubah sewaktu-waktu. 6. Tool Box adalah icon-icon yang didalamnya menyimpan berbagai macam icon dan perintah untuk pembuatan objek dasar, editing objek, efek-efek interaktif pada objek dan lain-lain.
7. Printable Area adalah merupakan area/ tempat dimana desain kita diletakkan untuk dicetak. Untuk mendesain kita boleh diluar printable rea, namun ketika akan dicetak maka objek/gambar harus dimasukkn ke dalam printable area tersebut.
8. Color Pallet adalah daftar warna yang dapat kita pilih untuk memberi warna pada objek/desain yang kita buat.
9. Scroll Box adalah kotak yang berfungsi untuk menggeser layer ke atas ke abawah atau ke kiri ke kanan.
10. Status Bar adalah baris yang memberi informasi tentang operasi yang sdang dilakukan, koordinat posisi mouse berada dan juga informasi tentang warna pada objek yang sedang diaktifkn, baik warna fill maupun outline.
11. Task Bar adalah baris yang memberi informsi tentang program-program ayang aktif beserta nama file yang sedang aktif, dipojok kanan terdapat tampilan jam penunjuk waktu pada saat itu.
Pengertian Aplikasi Grafis Corel Draw 12 Corel draw 12 adalah sebuah aplikasi grafis berbasis vector. Format vector adalah gambar yang membentuk sejumlah objek garis dan objek kurva berdasarkan rumusan matematis. Format vector lebih banyak digunakan untuk membetnuk objek buatan, seperti menggambar objek dua demensi, yang lebih ditekankan ke dalam pembuatan objek garis, lingkaran, polygon dan persegi panjang. Sedangkan untuk objek tiga dimensi, lebih ditekankan ke dalam pembuatan : bola, kubus dan tabung. Objek vector, banyak digunakan dalam pembuatan pengolahan teks dan logo. Software yang banyak berhubungan dengan format vector yaitu Corel Draw, freehand, dan lain-lain.Ruang penyimpanan format vector relafitf lebih kecil dibandingkan dengan format bitmap. B. Memulai Aplikasi Corel Draw 12. Langkah untuk memulai menjalankan Corel Draw 12 adalah sebagai berikut : a. Nyalakan computer sampai muncul layer desktop. b. Klik Start, All Program, pilih Corel Draw Graphic Suit , kemudian pilih Corel Draw 12, atau klik dua kali icon Aplikasi Corel Draw12 yang ada pada desktop.
Puji Syukur atas Kehadirat Allah swt karena hanya dengan rahmat-Nyalah blogspot yang bernama Nani Nu Nema ini dapat terselesaikan. Blog berikut merupakan tugas dari Bapak Ludfi S. guna menunjang kegiatan Belajar Mengajar di SMA Negeri 1 Malang, khususnya kelas XII. Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Bapak Ludfi S. sebagai pembimbing mata pelajaran terkait, ucapan terima kasih juga kami ucapkan pada segenap pihak yang mendukung terbentuknya blog ini.
Nani Nu Nema merupakan blog untuk sarana pembelajaran TIK untuk siswa Sekolah Menengah Atas, khususnya SMA Negeri 1 Malang. Sehingga nantinya dengan adanya blog ini, ada banyaknya perannya bagi kelangsungan proses pendidikan ke depannya, semoga blog dapat dimanfaatkan sebaik-naiknya.
Kami selaku perancang blog mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya. Atas perhatiaannya kami ucapkan terima kasih.
Rabu, 27 Oktober 2010
